Warga kampung Sedompo Keluhkan Mobil Tengki Fuso Muat Minyak Mentah Diduga Milik Gudang BBM di Lampung ,Sepekan Terparkir Di Tinggal Supir

 

Muba – Diduga muat BBM ilegal minyak mentah hasil penyulingan kendaraan tengki jenis Fuso nyangkrak parkir selama sepekan di tepi jalan Nasional Palembang – Jambi tepatnya di kampung Sedompo kelurahan Betung Kabupaten Banyuasin.

“Dari informasi yang di gali wartawan Detiknews – id kendaraan Fuso tersebut memuat 30 ton BBM ilegal minyak mentah dari wilayah Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel ) hendak di bawa ke wilayah Lampung salah satu gudang penimbunan BBM ilegal diduga dalam perjalan kendaraan jenis Fuso alami trebel kerusakan mesin Kendaraan Unit tersebut di tinggalkan begitu saja oleh supir pengemudi tanpa ada keterangan.

Selama hampir sepekan terparkir kendaraan tengki besar memuat BBM ilegal di lokasi kini mulai di keluhkan dan kekewatiran warga sekitar ,pasalnya kendaraan besar dan bermuatan BBM jenis solar dibiarkan begitu saja baik oleh pemilik maupun pengemudinya, termasuk dari pihak berwenang. Hampir sepekan ini mobil itu mogok di situ seolah barang tak ada tuannya, sementara ada bau migasnya menyengat di takutkan terjadi kebakaran dan dapat menyambar rumah – rumah di sekitar lokasi kendaraan tersebut.

Menurutnya, dengan mogok truk tangki disitu, aktivitas warga mencari tambahan dana pembangunan Masjid ikut terganggu, sementara tuan kendaraan dan sopirnya tak ada entah dimana.

 

“Kwatirnya jika terjadi sesuatu yang tak diinginkan, pastinya warga yang disekitar lokasi itu yang bakal disusahkanya”, cetus warga

Lanjutnya, Praktik pengiriman BBM ilegal dengan kendaraan bernopol dari luar daerah Banyuasin bahkan Sumsel itu diduga telah menjadi jaringan bisnis gelap yang melibatkan banyak pihak.

 

“Masyarakat sekitar lokasi mendesak kepada aparat terkait untuk segera turun tangan, untuk mengantisipasi kejadian yang mungkin bisa saja terjadi dan bebas liarnya angkutan BBM ilegal tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan pihak aparat terkait terhadap usaha peredaran BBM ilegal yang melintas dijalan nasional di wilayah Kabupaten Banyuasin yang merupakan titik transit strategis dari Muba menuju Lampung.

“Kalau dibiarkan, ini jadi bukti nyata betapa kuatnya bisnis BBM ilegal di Sumsel. Aparat jangan tutup mata,” tegas Dia yang juga merupakan salah satu aktivis yang dikenal kritis di Banyuasin dan Muba(Tim)

Related posts
Tutup
Tutup