Natar – Seperti tak pernah jera ,dugaan bisnis terselubung penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU Candimas tak henti henti melakukan pengecoran ,dengan berbagai cara modus operandi oknum SPBU 24.353.48 Candimas dan mafia BBM subsidi berkamuflase untuk senada menguras bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi jenis solar dan Pertalite untuk kepentingan memperoleh pundi pundi uang kelompok.
Meskipun PT Pertamina selama ini telah secara intensif mengawal ketat penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran ,dan berjanji akan menindak tegas terhadap SPBU yang terindikasi melakukan penyalahgunaan BBM subsidi
“Namun sindikat oknum SPBU 24.353.48 Candimas dapat menjalankan bisinis ilegal membuka jalur bagi para pengecor BBM subsidi dengan lengang terus menerus jalankan bisnis pengecoran BBM subsidi meski sudah berulang kali mendapatkan sangsi hingga proses hukum terbukti kuat melakukan penyaluran penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Cara mereka pun sangat bervariasi dalam menjalankan bisnis ilegal memperoleh keuntungan pundi -pundi uang lebih dengan memanfaatkan BBM bersubsidi di SPBU tersebut,dengan terselubung membuka jalur pengecor solar dengan mengunakan kendaraan modifikasi dengan harga diatas subsidi Rp 7.300 / liternya dan ada yang mengepok BBM subsidi jenis Pertalite mengunakan motor grandong mendapat tambahan Rp 10.000 satu kali pengisian dari harga normal di SPBU 24.353.48 Candimas ,ada juga yang melakukan pengisian BBM subsidi secara bergiliran,tujuan keduanya ,tengki yang di modifikasi di dalam kendaraan mereka sampai penuh .
Dalam sepekan ini marak aktifitas pengecoran BBM subsidi di SPBU 24.353.48 Candimas Kecamatan Natar dan keluhan masyarakat hingga komentar di media sosial masih di hangatkan akan pemberitaan dan pemandangan photo sejumlah kendaraan motor grandong jenis thander kuras BBM jenis pertalite di SPBU.
Diberitakan sebelumnya Komentar Netizen ,Sebut SPBU 24.353.48 Candimas Sudah Menjadi Tontonan Hal Biasa Marak Pengecor Hisap BBM Subsidi
Dalam Pemberitaan terkait Ulah oknum pembeli bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis pertalite jumlah banyak dengan menggunakan sepeda motor Thunder tengki besar di rakit ,semakin marak dan jadi sorotan di SPBU 24.353.48 Candimas Kecamatan Natar ,Netizen sebut warga sudah tidak merasa heran dengan adanya aktifitas pengecoran tersebut .terang netizen menanggapi pemberitaan media di unggah di media sosial tiktok .
“Lewat komentar ungahan tersebut salah satu Netizen dengan akun sam Zein jelaskan , “bahwa SPBU 24.353.48 di candimas sudah tidak heran lagi bos ,jadi tontonan pagi dan sore BBM subsidi pertalite dan solar di hisap dengan oknum para pengecor kada g kerap saat pengendara umum hendak mengisi pasti BBM tersebut dikatakan habis sedang dalam perjalanan ,makanya banyak pengendara ogah membeli BBM di SPBU tersebut sudah pasti kosong adapun pagi ikut antrian kendaraan yang hampir sebagian yang antri kendaraan pengecor setiap harinya .(Red)





