Bandar Lampung – Kegaduhan besar meletus di salah satu SPBU di wilayah Kabupaten Lampung Timur ,setelah sejumlah warga yang tersulut emosi melihat para pelaku sindikat mafia BBM subsidi berkerja sama dengan oknum petugas SPBU 24.341.128 Srimenanti,Bandar Sribawono Lampung Timur ,sejak lama bebas melakukan aktivitas pengecoran BBM solar subsidi di luar jam oprasional menyebabkan masyarakat sekitar kesulitan mendapatkan BBM subsidi .
“Penyaluran BBM Subsidi yang seharusnya di peruntukan bagi masyarakat kecil kebawah Nelayan dan Petani disalahgunakan oleh segelintir oknum mafia BBM subsidi yang telah terorganisir dengan baik dalam menjalankan kegiatan ilegal kuras BBM Subsidi jenis solar di SPBU 24.341.128 Srimenanti.
Tuduhan ini menyasar adanya keterlibatan Pelaku utama Eks Oknum Marinir bernama Khoirul Sinaga yang diduga dalam melakukan aktivitas pengecoran BBM subsidi kerap melibatkan oknum petugas Pertamina di lapangan yang telah terorganisir dengan baik yang diduga Mafia BBM Subsidi Sinaga sapaan sehari hari .diduga telah berkolaborasi bersama petugas SPBU dan diduga melibatkan Petugas PT Pertamina dibagian Checker Rayon 2 yang dianggap sengaja pembiaran adanya aktifitas pengecoran BBM subsidi di luar jam Oprasional SPBU 24.341.128 Srimenanti diduga pelaku mafia BBM subsidi Sinaga berikan upeti bulanan kepada petugas Checker agar praktik ilegal kuras BBM subsidi yang merugikan negara berjalan lancar dan tidak terendus PT Pertamina .
Informasi yang di gali wartawan dari beberapa sumber yang tidak ingin disebut nama nya. beberkan kegiatan pengecoran BBM subsidi di luar jam oprasional dengan mengunakan kendaraan tengki modifikasi dengan mengunakan barcode siluman berjalan cukup lama tanpa terendus Pihak Pertamina dan APH di SPBU 24.341.128 Srimenanti.
“Kabarnya dari SPBU dan mafia BBM Subsidi kasih dana upeti bulanan kepada petugas lapangan Checker Pertamina inisial T selama bisnis gelap pengecoran masih berjalan mulus di SPBU tersebut yang pernah saya denger dari oknum pengawas SPBU cerita semua urusan untuk laporan menipulasi data barcode hingga kamera cctv semua sudah di kordinasi semua oleh Eks oknum TNI Sinaga jadi merekabisa leluasa bebas sedot BBM Subsidi di jam usai tutup oprasional SPBUnya . ucapnyanya (22/11/2025)
“Padahal kegiatan ilegal sudah cukup lama berjalan di SPBU 24.341.128 Srimenanti padahal mereka kuras BBM subsidi di luar jam kerja SPBU Barcode yang digunakan 100 % tidak sesuai kendaraan dan bisa tidak terpantau cctv tapi bisa berjalan lancar kegiatan ilegal tersebut padahal jelas seluruh SPBU yang ada di Provinsi Lampung setiap bulanya dilakukan pengecekan Cctv dan penyaluran BBM Subsidi hingga penyesuaian Kode Barcode pengisian BBM subsidi kendaraan yang di gunakan .bisa lolos tanpa adanya temuan oleh tim Checker Pertamina. Teranya penuh tanda tanya?
“Sementara Tugas Checker Pertamina, memverifikasi kualitas serta kuantitas lapangan,secara umum,tugas mereka melibatkan pengecekan data .memastikan standar kualitas dan keamanan terpenuhi,serta melakukan pelaporan dan administrasi.memantau kegiatan penimbunan (storage ) dan pencatatan level ,suhu ,memantau kegiatan penyaluran BBM subsidi.
Serta Memantau progres pembangunan lembaga penyalur BBM (SPBU & Pertashop) melakukan pengecekan dilapangan untuk memastikan kualitas dan kuantitas BBM . melakukan pendataan mitra potensial dan melakukan kegiatan administrasi yang terkait dengan lembaga penyalur BBM.
Hingga berita ini turunkan petugas Checker Pertamina belum memberikan keterangan terkait adanya dugaan tersebut .(Red)





