SPBU 24.354.124 Sidomulyo Bantah Melakukan Pengecoran : Wartawan Korban Penembakan  Berharap Polisi Segera Ungkap Pelaku dan Motif Penembakan 

 
 
 

Lampung Selatan ( detiknews.id) : Managemen SPBU No.24.354.124 Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, membantah tuduhan SPBUnya melakukan pengecoran BBM subsidi, terkait insiden penembakan mobi wartawan, Sabtu 22 Juli 2023), pukul 23.30 WIB lalu.

 

Arya yang mengaku dari pihak SPBU No.24.354.124 menyatakan pom bensinnya tak mengecor BBM subsidi ke dua kendaraan yang sudah dimodifikasi agar dapat banyak menampung solar dan pertalite.

“SPBU tidak melakukan cor kepada dua kendaraan seperti yang diberitakan,” kata Arya memberikan hak jawabnya melalui pesan whatsapp kepada wartawan Minggu 30 Juli 2023.

Sementara empat wartawan yang ada dalam mobil yang ditembaki orang tak dikenal membenarkan bahwa mereka melakukan investigasi terkait laporan masyarakat soal kelangkaan BBM di SPBU tersebut.

“Ya kami ada bukti vidio, foto foto, dan pengamatan langsung di lokasi SPBU ” kata Cecep Sudiono, salah satu wartawan yang ada dalam mobil tersebut.

Cecep didalam mobil itu bersama rekannya Herman, Irfan dan Aris. “Kami berempat memang sempat bertemu R, dan orang yang mengaku bernama Eko. Kejadian tak lama kami keluar dari SPBU, karena memenuhi permintaan mereka. Ya memang ada hubungan degan konfirmasi temuan kami,” kata Cecep.

Sebelumnya ramai pemberitaan pasca mobil wartawan yang ditumpangi empat empat wartawan ditembak orang tak dikenal hingga pelurunya menembus kaca samping kanan belakang tembus ke kaca samping kiri belakang.

Kejadian tersebut setelah para jurnalis tersebut menginvestigasi adanya dugaan pengecoran BBM subsidi di pom bensin tersebut. Namun, Arya sebagai pihak pom bensin membantah adanya pengecoran BBM tersebut.

Kasus penembakan itu sendiri terjadi di dekat SPBU yang berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu 22 Juli 2023, pukul 23.30 WIB.

Tim Unit Jatanras, Tekab 308 Presisi, dan Inafis Polres Lampung Selatan serta Reskrim Polsek Katibung telah memeriksa lokasi dan kondisi kendaraan sang wartawan yang tinggal di Jatiagung.

Belum diketahui motif penembakan apakah terkait pemberitaan atau motif kejahatan. Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin peristiwa tersebut diduga curas dengan ancaman pelanggaran Pasal 53 juncto 365 KUHP.

“Kami berharap pelaku segera ditangkap. Termasuk dalangnya. Karena teror penembakan dilakukan seperti sudah direncanakan untuk melakukan rencana pembunuhan dengan senjata api,” kata Cecep yang juga menceritakan detail kronologisnya kepada media.(snrl/Red)

Related posts
Tutup
Tutup