Pengamat Hukum Migas Berharap Kejari Tanggamus Bersama Polres Tanggamus Usut Tuntas Beri Sanksi Tegas PT Cakra Gemilang Diduga Gunakan Solar Subsidi

 

Bandar Lampung – Pengamat Hukum Migas Sofyano Zakaria berharap Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus yang  akan berkerja sama dengan Polres Tanggamus untuk benar – benar mengungkap usut tuntas kasus mafia BBM solar bersubsidi Gudang penimbunan BBM ilegal  dan dalang utama dibalik PT Cakra  Gemilang 5758.

“Pengamat Hukum Migas Sofyano Zakaria menegaskan dirinya meminta kementrian energi dan sumber daya mineral (ESDM) dan BPH Migas untuk segera turun selidi Perusahaan transportir PT Cakra Gemilang 5758 muat BBM bersubsidi untuk di alihkan ke Industri jika terbukti dan perusahaan transportir  angkutan BBM industri tidak memiliki ijin diduga ilegal , ESDM dan BPH Migas untuk memberi sanksi tegas Perusahaan tersebut.tegasnya 

“Dirinya sangat menyayangkan pasca penindakan tim Kejari Tanggamus atas   pengerebekan gudang penimbunan BBM subsidi tanpa melibatkan Aparat Penegak Hukum Polres Tanggamus terkesan menjadi pertanyaan publik pasca berhasil membongkar jaringan mafia BBM subsidi dengan adanya bukti – bukti BBM solar yang diduga subsidi ,kendaraan pengangkut transportir industri PT Cakra Gemilang dan beberapa tempat tampungan serta pelaku – pelaku di lokasi gudang diduga ilegal tersebut  tanpa hukum yang jelas pada Rabu (15/11/2023) lalu .ucapnya 

“Sementara informasi yang di dapat media pasca pengerebekan BBM ilegal yang melibatkan Kendaraan Tengki PT Cakra Gemilang adanya perkondisian percakapan terkait dugaan upeti kepada bos mafia BBM subsidi PT Cakra Gemilang yang dikabarkan sempat terekam.saat berkomunikasi 

Informasi lain yang didapat dari sumber yang tidak ingin disebutkan namanya jelaskan ,saat pengerebekan dugaan gudang tersebut diduga tim intelejen Kejari Tanggamus tidak dapat menunjukan surat – surat tugas atau perintah giat tersebut .

“Mereka sempat di tanyakan surat – surat perintah atau surat tugas dari Kejari sendiri namun katanya mereka tidak dapat menunjukan itu aja bos pemilik tengki transportir PT Cakra Gemilang sempat bilang bukti rekaman diduga dibalik pengerebekan tersebut ada unsur lain intinya  kordinasi gitu lah saya juga tau dari bos yoga nya sendiri .ucapnya kepada media .(2/12/2023).

Mirisnya pasca pengerebekan tersebut tim Kejati hanya melakukan pendataan terhadap terduga pelaku yang ada di lokasi dan hanya memberikan informasi dan data tanpa barang bukti maupun orang yang diduga pelaku yang diterima Polres Tanggamus .

Kemudian saat dilokasi, juga tidak ditemukan pemilik gudang, hanya bertemu dengan pemegang kunci bernama Sobri, yang tidak mengetahui adanya praktik penimbunan BBM di gudang yang diduga sudah  diamankan oleh mafia BBM subsidi.
 
“Kasi Intelijen Kejari Tanggamus Apriyono saat dikonfirmasi media detiknews-id terkesan menghindar dari pertanyaan wartawan  saat di hubungi via whatsap 
 
Maaf nanti saya hubungi kembali ini lagi ada giat ,”pesan whatsap saja singkatnya .(Rk/Red) 
Related posts
Tutup
Tutup