LPJ Kegiatan Belanja Makan  dan Minuman Harian Pegawai RSJ Provinsi Lampung Banyak Kejanggalan , Diduga Adanya Indikasi Korupsi 

 
Bandar Lampung (detiknews-id) – kuitansi atau laporan per tanggung jawab Bukti kegiatan belanja makanan dan minuman harian pegawai Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kurungan Nyawa Provinsi Lampung janggal.

 

Pasalnya, berdasarkan temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat ketidaksesuaian antara bukti pertanggungjawaban belanja dengan nilai belanja yang dipertanggungjawabkan.

Sebagaimana hasil akhir pemeriksaan, 27 April 2023 lalu, bukti per tanggung jawab asli belanja yang disampaikan pihak RSJ hanya sebesar Rp349.919.447. Sedangkan nilai belanja yang dipertanggungjawabkan sebesar Rp507.343.200. Artinya, terdapat selisih kurang sebesar Rp157.423.753.

Selain itu, bukti perlaporan yang disampaikan juga tidak diyakini benar. Sebab bukti yang diberikan bukan berupa kuitansi, hanya berupa visa hasil print dengan kertas HVS yang diparaf dan distempel Toko I.

Untuk bukti pertanggungjawaban sebesar Rp196.358.702, pihak penyedia juga tidak bersedia memberikan bukti pembelian yang secara resmi.

Sampai berita ini diturunkan, Kepala Humas RSJ Kurungan Nyawa Provinsi Lampung, David ketika mengungkap temuan terkait LHP BPK RI tahun 2022 melalui nomor 0812-7952-XXXX, enggan memberikan tanggapan. (*)

Related posts
Tutup
Tutup