Kelangkaan BBM Pertalite Di SPBU 24.345.23 Negeri Baru  ,Terjadi Diduga Akibat Permainan Kotor Oknum SPBU 

 
 
Way Kanan(detiknews-id) : Diduga akibat permainan kotor pihak Setasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.345.23, Negeri Baru ,Kecamatan Umpu Semenguk Kabupaten Way Kanan, selama ini sering terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis  Pertalite dengan dalih membatasi Koata penjualan .
 
Permainan kotor ‎tersebut sudah berjalan sejak lama, dengan modus penjualan minyak secara liar oleh pihak manajemen SPBU dengan mengabaikan peraturan undang-undang Migas. Mereka nekat mengutamakan menjual BBM jenis Pertalite dengan para pelangsir BBM mengunakan kendaraan bermotor yang di modifikasi sehingga dapat melakukan pengisian hinga 75 Liter dalam satu siff pergantian .
 
“Hal tersebut dituturkan salah satu pelangsir BBM jenis Pertalite kepada media detiknews-id yang engan sebutkan namanya.
 
Bahwa mereka satu x megisi mencapai 75 liter satu kali mengisi semtara dalam sehari mereka bisa 4 atau 5 X dalam 1 sihip nya pegawai SPBU punya 2 sihip apa lagi kalau pas Mbak een kami lebih enak lagi pak kami bisa kebagian semua.ucapnya (26/8/2023).
 
“Ironisnya aktifitas permainan kotor oknum SPBU seakan telah terkordinir dengan baik antara SPBU dan para pelangsir BBM Pertalite yang banyak dikeluhkan warga sekitar .
 
Pasalnya stok penyediaan BBM jenis Pertalite di SPBU 24.345.23 Negeri Baru , para penglansir yang mengunakan kendaraan bermotor modifikasi dapat mengetahui jadwal penjualan BBM jenis Pertalite di SPBU tersebut , parahnya lagi usai kendaraan bermotor para pelangsir selesai melangsir pergi , petugas SPBU menutup penjualan BBM jenis Pertalite di SPBU Negeri Baru dengan dalih BBM Pertalite telah habis dan adanya pembatasan penjualan koata BBM dalam 1 hari .
 
Separti yang di keluhkan warga mang rab (panggilan akrabnya ) yang rumahnya berdekatan dengan SPBU hanya menabrak dinding dengan SPBU namun selalu  kecewa karana setiap kali mau mengisi BBM selalu habis nada serupa juga di sampaikan oleh pak Bambang selaku RT dusun 1.iya juga mengeluh kan hal ini yang lebih sayang lagi katanya anak sekolah selalu telat karena harus mengantri untuk megisi BBM di SPBU .tutupnya (Heriansyah/Red)
 
 
 
 
 
 
 
Related posts
Tutup
Tutup