Bupati Pesibar Dilaporkan Ke Mabes Polri , Prihal Dugaan Sebarkan Berita Bohong Berdampak Bentrokan Antar Warga

 

Pesisir Barat (detiknews-id) – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Agus Istiqlal dilaporkan ke Mabes Polri atas dugaan tindak pidana menyiarkan kabar bohong dan memicu kerusuhanyang tidak pasti atau kabar yang berlebihan.
Pelapor atas nama Petani Mitra PT. Karya Canggih Mandirutama (KCMU), dengan bukti surat laporan No: 038/B/FSR/VIII/2023 tertanggal 14 Agustus 2023.

Dalam surat laporan itu atas nama Busron, Fahri dan Herwantara melalui kuasa hukum kantor Firma Hukum Fajri Safi’i & Rekan, atas dugaan tindak pidana menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan dan atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat.

Laporan dengan saksi-saksi Pieter, Suroso dan Jhontinus Hutabarat tersebut ditujukan bepada Kabareskrim Mabes Polri dan Irwasum Mabes Polri dengan pasal yang dilaporkan Pasal 14 dan 15 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946

Dalam laporan tersebut diuraikan bahwa pada Tanggal 28 Januari 2022 terlapor Bupati Agus Istiqlal telah membuat pernyataan

PT KCMU tidak punya izin dan polisi tidak akan memprosesnya,” terangnya.

Pernyataan tersebut kemudian diikuti oleh masyarakat-masyarakat awam serta diorganisir oleh LSM-LSM yang diantaranya adalah LPK sejak tahun 2022-awal 2023 dan terakhir LSM PAMBERS sejak April 2023 sampai dengan sekarang.

Hingga terjadi bentrok yang mengakibat beberapa warga terluka. Pasca bentrokan Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dr. Drs. Agus Istiqlal, S.H., M.H., menyayangkan kejadian bentrok antara petani plasma dengan oknum preman yang diduga mitra PT. Karya Canggih Mandir Utama (KCMU) di Pemangku Kupang Pekon Marang Kecamatan Pesisir Selatan, Selasa 15 Agustus 2023 kemarin.

“Kejadian tersebut seharusnya tidak terjadi, apalagi sampai menimbulkan korban dari petani plasma hingga harus mendapatkan penanganan medis intensif,” kata Istiqlal, Rabu 16 Agustus 2023.

Karenanya, Bupati meminta aparat penegak hukum untuk bisa melakukan tindakan penegakan hukum seadil-adilnya terhadap aksi premanisme yang menimbulkan korban tersebut.

“Hukum harus ditegakkan. Pemkab Pesibar berharap agar kepolisian segera melakukan penyelidikan agar oknum yang sudah melakukan tindakan premanisme itu bisa cepat ditangkap,” tegas Bupati.

Selain itu Bupati juga meminta agar semua pihak untuk tidak ikut terprovokasi dan menahan diri dari informasi-informasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

“Juga diharapkan agar kepolisian dapat melakukan penjagaan secara maksimal yang juga untuk menangkal bentrok susulan yang bisa terjadi tanpa diduga-duga,” katanya.(Red)

Related posts
Tutup
Tutup