Lampung – Profesi wartawan, dengan berjanji sebagai pilar keempat demokrasi, memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat. Namun, belakangan ini, muncul fenomena ngaku oknum wartawan terlibat di sindikat mafia minyak , yaitu maraknya oknum wartawan yang menyalahgunakan profesi mereka untuk kepentingan pribadi, khususnya dalam kasus dugaan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal. Alih-alih melakukan investigasi pemberitaan mendalam dan menyajikan fakta yang objektif, oknum-oknum ini justru memanfaatkan pemberitaan tersebut sebagai alat untuk kepentingannya pribadi antara lain meminta jatah kordinasi kepada pihak SPBU hingga Gudang BBM ilegal hingga ikut terlibat dalam bisnis gelap BBM ilegal tersebut.
“Seperti yang terjadi di Kabupaten Tulang bawang dikabarkan dua oknum Wartawan diamankan tim reserse kriminal khusus, (Tipiter) Polda Lampung diduga terlibat bisnis penyalahgunaan BBM Subsidi di wilayah Tulang Bawang .(13/11/2025)
Dikabarkan reserse kriminal khusus, bagian tindak pidana tertentu Polda Lampung, berhasil mengungkap Dua oknum berkedok wartawan diduga menjadi mafia BBM subsidi melakukan penyalahgunaan BBM subsidi di Wilayah Tulang Bawang kedua pelaku bernama Joni dan Melodi merupakan warga menggala yang berprofesi wartawan di media online .
Dugaan sementara Kedua Oknum wartawan tersebut telah di gelandang ke Mapolda Lampung bersama barang bukti BBM Subsidi berserta Dua unit Kendaraan .
Sumber jelaskan ,Pelaku Joni sejak lama bermain bbm ilegal hingga diduga terdapat penimbunan BBM subsidi di kediamannya .
Aneh saja kadang pelaku Joni bersama rekan – rekan nya mencari berita gudang BBM ilegal hingga SPBU yang melakukan pengecoran rupanya hanya untuk kepentingan semata dengan manfaatkan suatu media .ucap sumber kepada wartawan.
Saat ini keduanya telah berhasil diaman dirumahnya sekira pukul 13.00 wib, polisi berhasil menyita barang bukti berupa puluhan jerigen berisi bbm bersubsidi jenis solar dan kendaraan yang digunakan untuk mengangkutnya. Kedua oknum tersebut digelandang ke mapolda Lampung, penangkapan terhadap keduanya ini dibenarkan oleh sumber di polda Lampung.
“Iya bang, ada 2 orang yang ditangkap dari Tuba, mereka oknum wartawan semua,saat ini masih dilakukan pemeriksaan diunit Tipiter krimsus,mungkin keterangan lebih lanjut besok bang”. Ujar sumber yang ada di Polda Lampung.(**)




