Lampung Selatan, DN
Upaya meningkatkan daya saing akademik siswa terus dilakukan oleh SMAN 1 Natar. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan riset dan penulisan karya ilmiah yang digelar Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Universitas Saburai) sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang didanai DRTPM Kemendiktisaintek pada Sabtu (18/10/2025).
Kegiatan dengan tema “Pelatihan Riset Tools dan Pendampingan Penulisan Karya Ilmiah untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa SMAN 1 Natar” ini dibuka langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Natar Dra.Hj.Nany widowati,M.Pd.
Dipimpin oleh Ketua Tim Pengabdian, Novalia, S.Pd., M.Si., kegiatan ini menggandeng dosen dan mahasiswa dari Universitas Saburai serta STKIP PGRI Bandar Lampung.
Anggota tim terdiri dari Reza Pahlepi, S.E., M.M. dan Fitriana Rahmawati, S.Si., M.Pd., serta dua mahasiswa Universitas Saburai yakni Resi Herawati Putri dan M. Rafli Munandar yang turut terlibat sebagai pelaksana teknis.
Dalam keterangannya, Novalia menjelaskan bahwa pelatihan dilaksanakan selama dua pekan, mulai 7 hingga 18 Oktober 2025, dengan agenda pembekalan yang berfokus pada penguasaan riset tools serta teknik penulisan ilmiah yang baik dan benar.
“Kami ingin memastikan siswa memiliki kemampuan riset yang terstruktur dan mampu menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Dengan bekal ini, mereka bisa berdaya saing tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional,” ujar Novalia.
Pelatihan berlangsung di Laboratorium Komputer 2 SMAN 1 Natar dan melibatkan bimbingan intensif para siswa dalam mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data penelitian.
Tim pengabdian juga memberikan arahan mengenai format dan kaidah akademik dalam penulisan karya ilmiah.
Antusiasme siswa terlihat meningkat, terutama saat mereka berhasil menyelesaikan karya ilmiah yang selanjutnya dikirimkan untuk mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah yang diadakan BRIDA Kabupaten Lampung Selatan.
“Keberhasilan siswa menyusun karya ilmiah menjadi bukti bahwa mereka memiliki motivasi dan kapasitas untuk terus berkembang. Kami sangat bangga dengan progres mereka,” tambah Novalia.
Menurutnya, pelatihan ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi membangun pola pikir ilmiah dan kemampuan berpikir kritis siswa di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompetitif.
“Harapan kami, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk berprestasi lebih jauh di dunia akademik,” kata Novalia.
Universitas Saburai menegaskan bahwa program seperti ini akan terus diperluas agar semakin banyak sekolah di Provinsi Lampung merasakan manfaat penguatan riset sejak dini.
“Kami ingin menjadi bagian dari peningkatan kualitas pendidikan di Lampung melalui kolaborasi yang berkelanjutan,” tutup Novalia.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi model pengembangan akademik siswa dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan daerah.
Hadir juga dalam kegiatan itu, selaku Narasumber Kabid Inovasi dan Riset BRIDA Lamsel, Lafran Habibie, S. T., M.T.(*)






