Sambut Akhir Program Pemutihan, Samsat Rajabasa Genjot Sosialisasi Lewat Operasi Zebra Krakatau 2025

 

Bandar Lampung, DN

Menjelang berakhirnya program pemutihan pajak kendaraan pada 6 Desember 2025, UPTD Wilayah I Samsat Rajabasa semakin agresif turun ke lapangan untuk memastikan masyarakat tidak kehilangan kesempatan. 

Upaya ini terlihat dalam kegiatan sosialisasi terpadu yang digelar di tengah Operasi Zebra Krakatau 2025, Kamis (20/12/2025), di Jalan Antasari, Bandar Lampung.

Operasi terpadu tersebut melibatkan Satlantas Polresta Bandar Lampung, Jasa Raharja, serta Bapenda Kota Bandar Lampung. 

Kehadiran Samsat Rajabasa bukan hanya bertujuan meningkatkan kepatuhan, tetapi juga memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan sisa waktu program pemutihan.

Kepala UPTD Wilayah 1, Bobby Setianegara, menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan seluruh pemilik kendaraan mendapatkan informasi secara utuh dan tidak terlambat mengikuti program keringanan pajak ini.

“Kami ingin memastikan masyarakat benar-benar tahu bahwa program pemutihan tinggal hitungan hari. Ini kesempatan yang sayang kalau dilewatkan,” ujar Bobby di lokasi kegiatan.

Ia menyampaikan bahwa Samsat Rajabasa terus menghadirkan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan sosialisasi. 

Selain edukasi mengenai manfaat pemutihan, Samsat juga memberikan apresiasi khusus bagi masyarakat yang menunjukkan kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan.

“Kepada masyarakat yang sudah membayar pajak, kami berikan reward berupa cokelat dari Jasa Raharja, susu dari Samsat Rajabasa, dan kupon dari Planet Ban sebagai bentuk apresiasi. Ini cara kami mendorong kesadaran sekaligus memberi energi positif kepada wajib pajak,” ungkap Bobby.

Bobby menjelaskan bahwa kehadiran Samsat Rajabasa dalam Operasi Zebra Krakatau mempermudah masyarakat mendapatkan informasi langsung, sekaligus memastikan layanan pajak kendaraan tetap dekat dan mudah diakses.

“Pendekatannya kami buat humanis. Masyarakat tidak hanya diperiksa kelengkapan kendaraan, tapi juga diberikan edukasi soal manfaat pemutihan dan kemudahan layanan di Samsat Rajabasa,” tambahnya.

Menurutnya, tren kunjungan masyarakat ke Samsat Rajabasa meningkat signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Banyak pemilik kendaraan yang sebelumnya menunggak pajak mulai memanfaatkan momentum pemutihan.

“Kami melihat tren positif. Kesadaran masyarakat naik, dan itu juga berkat sinergi dengan kepolisian serta instansi lain. Harapan kami, hingga 6 Desember nanti, masyarakat yang belum memanfaatkan pemutihan bisa segera datang,” tuturnya.

Samsat Rajabasa memastikan seluruh layanan dipersiapkan maksimal, termasuk layanan cepat, ramah, serta jalur konsultasi bagi warga yang masih memerlukan penjelasan terkait syarat dan mekanisme pemutihan.

“Saya berharap masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraannya, sekaligus mendukung terciptanya tertib administrasi dan keselamatan berlalu lintas di Kota Bandar Lampung,” pungkasnya. khusus bagi masyarakat yang menunjukkan kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan.

“Kepada masyarakat yang sudah membayar pajak, kami berikan reward berupa cokelat dari Jasa Raharja, susu dari Samsat Rajabasa, dan kupon dari Planet Ban sebagai bentuk apresiasi. Ini cara kami mendorong kesadaran sekaligus memberi energi positif kepada wajib pajak,” ungkap Bobby.

Bobby menjelaskan bahwa kehadiran Samsat Rajabasa dalam Operasi Zebra Krakatau mempermudah masyarakat mendapatkan informasi langsung, sekaligus memastikan layanan pajak kendaraan tetap dekat dan mudah diakses.

“Pendekatannya kami buat humanis. Masyarakat tidak hanya diperiksa kelengkapan kendaraan, tapi juga diberikan edukasi soal manfaat pemutihan dan kemudahan layanan di Samsat Rajabasa,” tambahnya.

Menurutnya, tren kunjungan masyarakat ke Samsat Rajabasa meningkat signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Banyak pemilik kendaraan yang sebelumnya menunggak pajak mulai memanfaatkan momentum pemutihan.

“Kami melihat tren positif. Kesadaran masyarakat naik, dan itu juga berkat sinergi dengan kepolisian serta instansi lain. Harapan kami, hingga 6 Desember nanti, masyarakat yang belum memanfaatkan pemutihan bisa segera datang,” tuturnya.

Samsat Rajabasa memastikan seluruh layanan dipersiapkan maksimal, termasuk layanan cepat, ramah, serta jalur konsultasi bagi warga yang masih memerlukan penjelasan terkait syarat dan mekanisme pemutihan.

“Saya berharap masyarakat semakin terbantu dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraannya, sekaligus mendukung terciptanya tertib administrasi dan keselamatan berlalu lintas di Kota Bandar Lampung,” pungkasnya.(*)

Related posts
Tutup
Tutup