Bandar Lampung, DN
Suasana khidmat sekaligus meriah menyambut kedatangan Ketua Umum Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira), Muchammad Irfan Yusuf, saat tiba di Balai Kratun, Minggu (23/11/2025).
Kedatangan tokoh yang juga menjabat Menteri Haji dan Umroh Republik Indonesia itu disambut langsung dengan Tari Mas Khikas, tarian adat penyambutan yang menjadi simbol penghormatan dan keramahan masyarakat kepada tamu kehormatan.
Gus Irfan hadir bersama Sekretaris Jenderal Gemira, Sudarto, serta jajaran pengurus pusat. Begitu memasuki area acara, empat penari cilik menampilkan atraksi Tari Mas Khikas menggunakan pedang kecil yang dimainkan secara ritmis dan saling beradu, diiringi alat musik tradisional.
Gerakan itu menjadi penanda penghormatan sekaligus doa keselamatan bagi tamu yang datang.
Tari Mas Khikas sendiri dikenal sebagai tarian penyambutan yang menggambarkan sikap hormat, kehangatan, dan penghargaan masyarakat adat terhadap tamu. Penampilan itu menjadi pembuka yang menegaskan nuansa kearifan lokal dalam agenda besar Gemira di Lampung.
Dalam kunjungannya, Gus Irfan secara resmi meresmikan Kantor Pengurus Daerah (PD) Gemira Provinsi Lampung sekaligus melantik jajaran pengurus baru.
Ia menegaskan bahwa hadirnya kantor organisasi bukan sekadar simbol keberadaan lembaga, melainkan pusat kerja nyata dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mendirikan kantor itu tidak mudah, perlu pengorbanan fisik, tenaga, dan waktu. Tapi yang lebih berat adalah memastikan kantor ini terus hidup. Jangan hanya diresmikan hari ini lalu besok tutup. Kantor ini harus menjadi tempat melayani masyarakat Lampung,” tegasnya.






