Bandar Lampung, DN
Dewan Penasehat Pengurus Daerah Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) Provinsi Lampung, H. Nuryadin, SH, menghadiri prosesi pelantikan Pengurus Daerah Gemira Lampung yang digelar di Balai Kratun, Minggu (23/11/2025).
H. Nuryadin yang didaulat sebagai Dewan Penasehat Gemira Lampung, menyempatkan hadir meski memiliki agenda padat.
Ini menegaskan bahwa kehadirannya adalah bentuk komitmen terhadap perjuangan organisasi sayap Muslim Partai Gerindra di Lampung.
Acara pelantikan turut dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, jajaran Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung, serta berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pimpinan organisasi keislaman.
Pada kesempatan itu, Nuryadin yang dikenal aktif di berbagai organisasi strategis di Lampung, memberikan ucapan selamat serta dorongan moral kepada para pengurus yang baru saja dilantik.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PD Gemira Lampung. Momentum pelantikan ini harus menjadi titik awal penguatan gerakan, pengabdian, dan perjuangan untuk umat. Gemira harus hadir dengan gagasan, bukan sekadar struktur,” tegas Nuryadin.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus daerah dan pusat dalam memperkuat peran Gemira sebagai wadah pemberdayaan umat serta penguatan basis dakwah kebangsaan.
“Kekuatan organisasi terletak pada soliditas. Saya berharap Gemira Lampung mampu menjadi contoh bagaimana kerja-kerja sosial, keumatan, dan kebangsaan dijalankan secara nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Terpilih PD Gemira Lampung H. Hamzah Yusbir menegaskan komitmennya untuk membawa Gemira Lampung menjadi organisasi yang aktif, progresif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen memperkuat program-program Gemira hingga ke tingkat kabupaten dan kota. Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk membumikan nilai-nilai perjuangan Gemira bagi kemaslahatan umat,” ujar Hamzah.
Pelantikan PD Gemira Lampung dilakukan langsung oleh Ketua Umum PP Gemira, Muchammad Irfan Yusuf yang juga menjabat sebagai Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia.(*)






